Ini Wajah Baru SUGBK, Megah dan Berkelas Dunia

oleh

JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sekarang semakin megah dan bekelas dunia. Itu tampak saat SUGBK disesaki puluhan ribu suporter Indonesia saat menyaksikan laga Timnas vs Islandia, tim kontestan Piala Dunia 2018, Islandia, Minggu malam (14/1/2018).

Tampak cahaya terang dan berwarna terpancar dari stadion. Pemandangan ini memberikan pengalaman baru untuk pertama kalinya pasca SUGBK direnovasi untuk Asian Games. Bahkan laga itu semakin membuat SUGBK bergelora kembali dengan atraksi penonton.

Para suporter membuat gelombang yang bergerak teratur naik dan turun di tribune atas maupun bawah dan memutari stadion. Sebelum laga Indonesia versus Islandia dimulai, Presiden Joko Widodo secara simbolis meresmikan pemakaian Stadion yang kini berkapasitas sekitar 76.000 tempat duduk.

Laga Indonesia vs Islandia merupakan pertandingan resmi dan laga internasional pertama di GBK setelah hampir satu tahun direnovasi untuk ajang multi event Asian Games pertengahan tahun ini. Stadion GBK diresmikan pada 21 Juli 1962. Stadion ini pertama kali dipakai untuk pelaksanaan Asian Games ke IV tahun 1962. Stadio GBK dirancang oleh Fredirich Silaban dengan biaya pembagunan saat itu 12,5 juta dollar AS.


Kapasitas awal Stadio GBK 110.000 penonton. Adapun rekor penonton terbanyak di Stadion GBK adalah 150.000 penonton saat menggelar pertandingan antara Persib Bandung melawan PSMS Medan pada 23 Februari 1985. Dalam sejarahnya Stadion GBK pernah berganti nama menjadi Stadion Gelora Senayan (1969-2001).

Menjelang pelaksanaan Asian Games 2018, GBK berbenah dan mempercantik wajahnya. Renovasi tidak hanya rumput lapangan, tetapi juga hampir semua sarana dan prasarana di Stadion. GBK memiliki empat ruang ganti pemain dengan fasilitas kamar mandi lengkap. Media center juga dibangung cukup besar. Yang lebih menakjubkan ruang jumpa pers yang didesain seperti bioskop.


Pada laga perdana setelah GBK selesai renovasi, tim Indonesia kalah 1-4 dari Islandia. Namun demikian penampilan tim Garuda tidak terlalu mengecewakan bahkan sempat mencuri gol terlebih dahulu melalui Ilham Udin. (TIM/PSSI)